Merubah Alamat IP Secara Online



Mungkin suatu waktu ketika Anda melakukan browsing, Anda ingin website yang Anda kunjungi tidak mengetahui darimana Anda berasal. Apalagi, saat ini banyak sekali alamat IP digunakan sebagai media iklan/promosi berdasarkan lokasi geografis.
Untuk Anda yang ingin tetap “tersembunyi”, silahkan mencoba layanan online dari NewIPNow yang memungkinkan Anda untuk mengubah alamat IP Anda saat Anda berselancar di dunia maya.
Sebagai contoh, sebelum saya mencoba NewIPNow, alamat asli IP saya bisa terlihat dengan jelas dan sesuai dengan IP tersebut, lokasi saya berada di Surabaya.

Untuk mencoba layanan NewIPNow, buka alamat NewIPNow, pada kotak isian Connect to, masukkanhttp://whatismyipaddress.com lalu pilih salah satu dari 3 alamat IP gratis yang telah di sediakan.
Berikut adalah hasil tampilan setelah saya mencoba menggunakan pilihan IP gratis yang berasal dari Jerman.
Semoga bermanfaat.

Mozilla: Cara Double Login Account



 
Cara 1:
Cara buka 2 Account dalam mozilla firefox. Kalo biasanya kan kita harus logout baru login lg kalo mau buka akun kita yg satunya, nanti disini kita bisa buka bareng2. Khus untuk firefox aja ya bro..
Caranya: Install Addons Multifox: http://br.mozdev.org/multifox
Setelah di install trus restart kemudian pilih file-trus pilih new identity profile.
nah sekarang sdh bisa buka 2 Account atau Lebih dalam satu firefox tanpa logout..

Cara 2:

Kalau ane sih biasanya bikin profil baru di firefox.
Caranya: run > firefox.exe -p -no-remote > ok
Abis itu bikin profil baru. udah deh..

Pengujian Webserver Dengan Stress Test Tool


Ketemu lagi nih untuk berbagi sedikit ilmu mengenai penggunaan salah satu software untuk mengetahui seberapa baik dan bagus tentang fungsi dari web kita. Saat ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara menguji suatu fungsionalitas dari web kita..


Untuk memperhemat waktu, mari kita lihat cara-caranya seperti dibawah ini :

Jalankan Software WAPT, tentunya sudah terinstal pada laptop atau komputer anda. berikut ini adalah tampilan awal software WAPT.

12954645592120978399

Setelah tampilan softwarenya terlihat alias muncul, sekarang kita akan memulai untuk mengetahui fungsi software ini dengan klik menu ‘New’ lalu sesuaikan dengan tujuan pengetesan anda. Disini kami memilih untuk ‘Strees’ test. Untuk lebih mudah, lihatlah gambar yang diberi tanda merah seperti dibawah ini.

12954649761174546952

Setelah pemilihan test selesai, maka tampilan berikutnya akan menanyakan tentang scenario yang diingankan oleh user. Kami mengatur scenario sebanyak 1-20 user. Untuk inputan yang dibawahnya kami mencantumkan 20 untuk step pengaturan waktu user masuk, yaitu setiap 20 detik akan ada 2 user yang mengakses web. Setelah itu, kita pilih ‘next’.

12954646591507390021

Pada tampilan dibawah ini,anda akan diminta untuk memeasukkan inputan berapa lama test akan dijalankan. Disini kami akan melakukan pengujian selama 2 menit, jika waktu pengujian telah diisi,klik ‘next’

129546468849508842

Nah sekarang anda tinggal masukkan berapa kolum yang akan tampil untuk hasil pada report yang akan keluar setelah semua pengujian berhasil. Kami menggunakan 10 kolom saja.



12954650541135854121

Setelah semua step sudah dijalankan sesuai inputan anda, klik ‘finish’ untuk memulai proses pengujiannya. Jangan lupa klik pada checkbox seperti yang diberi tanda merah seperti gambar dibawah ini.

12954647562042909205
Setelah semua langkah pengaturan scenario terpenuhi, maka sekarang anda tinggal membuat suatu profile scenario yang berfungsi untuk penyimpanan semua scenario dari awal sampai akhir. Setelah menulis profile seperti yang kami gunakan ‘Stress Tes’, klik OK

1295465122509528333

Setelah pembuatan profile untuk scenario selesai, maka kita akan melanjutkan proses penggujian. Tampilan dibawah ini merupakan tampilan awal pada web local kami.

1295464806467808679

Sekarang anda tinggal memilih action button apa saja yang akan anda test, disini ada 23 action yang kami test. Seperti yang anda lihat pada lingkaran merah dibawah ini. Dan untuk langkah selanjutnya, anda pilih menu ‘Verify Test’ seperti tanda panah merah diwabah ini

1295464845237218618

Setelah proses Verify selasai, maka sekarang kita jalankan testnya dengan mengklik ‘Run Test’…

1295465284385002887

Proses pengujian pun telah berjalan diikuti dengan timeline yang telah kita atur tadi pada saat penentuan scenario. Untuk melihatnya kami telah memberikan tanda merah pada timelinenya seperti gambar dibawah ini

1295465316558472492

Pengujian telah selesai, sekarang kita tinggal melihat hasilnya melalui Grafik yang terlihat dibawah ini. Oh iya, jangan heran ya apabila Mozila anda akan muncul secara tiba-tiba diikuti hasil dari proses pengujian tadi. Seperti gambar kedua dibawah ini

1295465002208641742

1295465034486539755

Stress test sudah dilakukan dan melihat bagaimana ternyata web yang sudah kita test apakah sudah cukup layak untuk di luncurkan.
Bagaimana? masih bingungkah anda tenang Stress test ini? Selanjutnya anda tinggal mencobanya sendiri, karena dengan itu anda akan lebih mengetahui hasil dari Stress Test ini….

DOWNLOAD TOOLS WAPT

Download WAPT

Perbedaan HTTP dan HTTPS


Berikut ini akan dijelaskan perbedaan antara HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) dan HTTPS (Hyper Text Transfer Protocol Secure), langsung saja:

HTTP

HTTP adalah dasar komunikasi data untuk World Wide Web (WWW). Setiap kali kita membuka website / halaman web kita akan menggunakan protokol ini.
Sisi client meminta sisi server untuk membuka komunikasi pada port 80, port terbuka sisi server 80 dan di sisi client port acak terbuka.
Berikut ini adalah gambar ketika aku membuka http://www.kaskus.us dan melihat port yang terbuka menggunakan netstat-an.
Seperti yang bisa kita lihat dari gambar, komputer klien membuka port lokal acak dan port terbuka 80 pada sisi server.
Apakah HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) Aman?
Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita lihat eksperimen di bawah ini.
Dalam percobaan ini, ada 2 orang dalam satu jaringan nirkabel dan BadGuy NiceGuy. NiceGuy mencoba untuk membuka http://friendster.com kemudian login ke dalamnya. Di tempat berbeda, BadGuy dalam jaringan nirkabel yang sama dengan NiceGuy seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah:
BadGuy menggunakan Wireshark untuk menangkap data paket semua ditransmisikan ke / dari titik akses. Dalam hal ini BadGuy hanya mengumpulkan dan melihat data paket yang dikirim oleh orang lain.
Berikut adalah gambar ketika NiceGuy memasukkan username (email) dan password di friendster.com
Dan kemudian data berhasil ditangkap oleh BadGuy menggunakan Wireshark dengan Username:niceguy@yahuu.com dan password: heremypass.
Kesimpulan HTTP
Data paket yang dikirim menggunakan HTTP tidak terenkripsi, siapapun dapat melihat data dalam teks biasa seperti BadGuy lakukan. Itulah mengapa tidak menggunakan HTTP untuk perbankan atau transaksi di internet, dan juga itu tidak dianjurkan jika Anda membuka website halaman login yang menggunakan HTTP pada jaringan publik seperti area hotspot nirkabel.

HTTPS

HTTPS adalah kombinasi dari Hyper Text Transfer Protocol dan Secure Socket Layer protokol (SSL) / Transport Layer Security (TLS) untuk menyediakan komunikasi terenkripsi antara web server dan klien. Biasanya HTTPS digunakan untuk internet banking, transaksi pembayaran, halaman login, dll
Protokol ini menggunakan port 443 untuk komunikasi. Website yang sudah menggunakan protokol ini GMail.com, dan juga situs-situs lain seperti PayPal, Amazon, dll.
Mari kita lihat hubungan antara komputer kita dan web server ketika kita membuat koneksi menggunakan HTTPS menggunakan netstat-an.
Seperti yang bisa kita lihat dari gambar, komputer klien membuka port lokal acak dan port terbuka 443 pada sisi server.
Apakah HTTPS (Hyper Text Transfer Protocol Secure) Aman?
Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita lihat eksperimen di bawah ini. Dalam percobaan ini, ada 2 orang dalam satu jaringan nirkabel dan BadGuy NiceGuy.
NiceGuy mencoba untuk membuka http://gmail.com kemudian login ke dalamnya. Di tempat berbeda, BadGuy dalam jaringan nirkabel yang sama dengan NiceGuy seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah:
Ketika BadGuy mencoba untuk menangkap data paket semua untuk / dari titik akses, maka akan berbeda bila menggunakan koneksi HTTPS untuk NiceGuy.
Untuk keterangan lebih jelas, mari kita lihat gambar di bawah ini ketika Input NiceGuy username dan password pada halaman login Gmail.
Seperti yang dapat Anda lihat dalam gambar di atas, itu menggunakan https untuk koneksi antara klien dan server web. Kemudian kita akan melihat apa yang BadGuy lakukan setelah NiceGuy menggunakan HTTPS untuk koneksi nya.
BadGuy menyukai tools seperti Wireshark, jadi dia mencoba lagi untuk menangkap data dan berharap ada sesuatu yang menarik di sana.
BadGuy tidak menemukan data polos, setiap data kirim ke / mengirim dari server dienkripsi. Gambar di atas adalah informasi login (mungkin) data yang telah ditangkap oleh BadGuy, tapi saya pikir BadGuy tidak dapat mematahkan data dienkripsi hanya dalam beberapa hari / bulan / tahun atau mungkin kita bisa disebut “tidak mungkin” (kita masih tidak tahu kapan waktu yang mungkin untuk masuk ke dalamnya).
Kesimpulan HTTPS
Data paket dikirim menggunakan HTTPS dienkripsi, orang tidak dapat melihat data paket dalam jaringan publik. Itu sebabnya HTTPS biasanya digunakan untuk perbankan atau transaksi di internet, dan halaman juga login atau halaman lain perlu untuk mengenkripsi data.
Semoga memperjelas kita semua

Perbedaan KBps dan Kbps


PENTING ! Anda Ketahui disinilah banyak persepsi salah! Sebenarnya antara KBps dan Kbps adalah beda, memang dalam pengucapan banyak yang sama.Pada dasarnya KBps dan Kbps merupakan satuan yg sangat berbeda. pernah liat kan iklan promosi para ISP (Speedot, IM*, atau Tel*sel Flash) yg menawarkan speed inet mulai up to 128 Kbps – 7.2 Mbps?? Tapi kenapa pas donlot real gak prnah dapet segitu ya?? kenapa gtu ??Berikut penjelasan detailnya:

* KBps (Kilobyte per second)
* Kbps (Kilobit per second)
Konversi 1 byte = 8 bit
Untuk mengetahui speed download realnya, gampangkan, tinggal dibagi aja speed yg d kasih ISP dgn angka 8 (Delapan)
Berikut listnya:
128 Kbps: 128/8= 16 KBps
256 Kbps: 256/8= 32KBps
384 Kbps: 384/8= 48 KBps
512 Kbps: 512/8= 64 KBps
1 Mbps : 1024/8= 128 KBps
Hal ini sering menimbulkan pertanyaan “katanya 256 kbps kok dapatnya waktu download cuman 32 KBps ? Kalau dijabarkan,
Jika 1 Byte = 8 bit artinya bila berlangganan 1 Mbps Dedicated dan dapatnya adalah 128 KBps x 8 = 1024Kbps / 1 Mbps
Jika kecepatan 256 kbps maka yang didapat adalah 256/8= 32 KBps
Jika kecepatan 384 kbps maka yang didapat adalah 256/8= 48 KBps
Semoga bermanfaat :)

byte-bit
Inget dulu pas waktu kuliah, kalo ga salah jaman mata kuliah sistem berkas. Waktu itu ditanya
Apa bedanya bit dengan byte? Namanya juga mashiswa cupu, pada bengong aja :D . Sampai sekarang, kedua istilah itu kadang kita dengar, terutama dalam hal koneksi internet/ kecepatan / bandwith dll.

Sering orang bicara “kecepatan internetku 384kbps tapi ko download cuma 30-40kbps ya?”
Sebenarnya kedua istilah itu apa sih? Kalau saya ambil dari wikipedia,
bita (Bahasa Inggris: byte) adalah istilah yang biasa dipergunakan sebagai satuan dari penyimpanan data dalam komputer. Satu bita terdiri dari delapan bit.
Huruf B digunakan dalam singkatan kepada byte. (bit menggunakan singkatan b.) seperti kB = kilobita. Cakram keras (hard disk) berkapasitas 40GB secara mudahnya bermaksud cakram keras tersebut mampu menyimpan hingga 40 ribu juta (milyar) bita atau gigabita data.
Jadi Byte dengan bit adalah berbeda. Biasanya kecepatan internet ditawarkan 384kbps, berarti untuk kecepatan dalam Byte adalah 384 / 8 = 48 kBps artinya dalam satu detik, dapat menghantarkan data sebesar 48 kilo byte.
Contoh perhitungan Byte dan bit
Misalkan anda memiliki sebuah file yang terdiri dari 100.000 kata dan anda ingin tahu berapa lama kita bisa mendownload file tersebut melalui internet yang memiliki koneksi 33.600 bps.
Asumsikan dalam setiap kata terdiri dari 5 huruf/karakter. Berarti jika ada 100.000 kata, maka anda memiliki 500.000 huruf/karakter:
Setiap karakter terdiri dari 1 Byte, berarti anda memiliki 500.000 Byte
Setiap Byte terdiri dari 8 bit, berarti 500.000 Byte yang anda miliki bernilai 500.000 x 8 = 4.000.000 bit
Selanjutnya 4.000.000 bit yang anda miliki dibagi dengan 33.600 = 119 detik
Artinya waktu anda untuk mendownload file yang memiliki 100.000 kata kurang lebih 119 detik (2 menit) dengan kecepatan akses 33.600 bps
Dalam jaringan komputer, biasanya Byte dan bit dipakai utk menggambarkan kecepatan transfer/download data.
Satuan KBps (KiloByte/second) dipakai jika data di sini secara umum memakai Byte untuk satuannya (contohnya seperti protokol-protokol yang ada pada level aplikasi seperti http,ftp,smtp,dsb).
Sedangkan kbps (kilobit/second) dipakai jika data yang ditransfer memakai bit untuk satuannya (contohnya adalah protokol-protokol layer 2 ke bawah seperti ethernet yang mentransfer data dalam frame-frame).
Itu sebabnya kecepatan sebuah modem tertulis = 33.6 kb/s (karena modem termasuk dalam protokol layer 2 kebawah seperti halnya ethernet), sedangkan saat kita mendownload sebuah file, maka browser akan memperlihatkan (misal) 3 KB/s (karena browser terkoneksi dengan protokol http/ftp).
Mengapa 1 Byte = 8 bit ?
Ada dua cerita. Pertama, saat masih jaman punch card (kartu berlubang). Kedua, saat jaman pertama munculnya teknologi prosesor yang berbasis 8 bit.
Cerita pertama. Punch card teknologi terakhir mampu menangani karakter sejumlah 64 karakter dimana tiap karakter dikodekan dalam susunan 8 kombinasi lubang. IBM, selaku produsen mesin punch card, menyebut kombinasi 8 lubang tsb dengan ‘byte’ yang katanya semakna dengan ‘octet’. Meskipun begitu, kombinasinya masih belum dalam format ASCII karena waktu itu memang belum ada standarisasi ASCII.
Cerita kedua, lanjutan dari cerita pertama. Teknologi punch card ini kemudian berkembang menjadi teknologi prosesor yang saat itu baru mampu bekerja dalam kombinasi biner 8 digit. Maka diadopsilah kombinasi 8 lubang punch card ke dalam biner 8 digit yang semakin ‘menguatkan’ istilah ‘byte’.
Demikianlah, akhirnya ‘byte’ kemudian dipake sebagai satuan 8 digit biner. Sehingga walaupun teknologi prosesor berkembang hingga mampu bekerja dalam 16 digit, tetap disebut sebagai 2 byte.
Kemudian, sekedar menambah informasi. Karakter ada dua jenis, yaitu singlecode character dan unicode character. Keterbatasan standar ASCII yang hanya mengenali sejumlah 256 karakter tidak lagi mencukupi kebutuhan perkembangan IT yang semakin mendunia. Pada awalnya, hal ini diatasi dengan mengembangkan character encoding yang memetakan ulang 256 karakter untuk wilayah2 tertentu. Misalnya, di Asia karakter ke-60 adalah ‘A’, tapi di Eropa karakter ke-60 adalah ‘À’. Tapi ini jadi masalah saat tulisan Eropa (dengan encoding Eropa) mau dibaca di Asia (dengan encoding Asia) karena tulisannya jadi kacau balau. Karena itu dikembangkanlah standar baru yang disebut unicode character dimana satu karakter tidak lagi diwakili 1 byte, melainkan 2 byte.
Semoga dengan sedikit tulisan ini, kita tidak salah kaprah lagi dalam menggunakan istilah Byte Bit Kbps Kbps