Pocong Jadi-jadiaan Ditangkap Polisi

Pocong Jadi-jadiaan Ditangkap PolisiPolsek Wiyung menangkap pocong di sekitar Brantas Hilir, Surabaya, Jawa Timur. Penangkapan terjadi ketika anggota polisi menggelar patroli malam, sebagai respon keluhan masyarakat terhadap aksi penyulutan petasan di sekitar waduk yang berada di kawasan Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Namun, rencana menekan peredaran petasan, petugas justru berakhir dengan menangkapan pocong. Kapolsek Wiyung, Kompol Wiwik Setyaningsih saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pocong tersebut. 

"Ya benar, kami barusan menangkap remaja yang berpakaian seperti pocong di kawasan Brantas Hilir usai membubarkan aksi menyulut petasan," katanya

Pocong yang masih berusia belia itu diamankan petugas saat hendak menakuti para pengguna jalan di sekitar Brantas Hilir. "Saat melewati Brantas Hilir, anggota melihat banyak pengguna jalan ketakutan. Saat ditanya, mereka mengaku baru saja melihat pocong. Dari situ anggota mendatangi keberadaan pocongan itu. Benar saja, pocongan itupun terlihat di balik semak-semak," terang Wiwik.

Melihat rombongan polisi mendekat, si pocong yang akan beraksi dengan dua rekannya yang hanya mengenakan celana pendek tanpa mengenakan baju, layaknya tuyul itu, lantas kocar-kacir melarikan diri.

"Dua tuyulnya lebih cepat melarikan diri meninggalkan si pocong, yang terbelit atributnya sendiri. Maklum, si 'pocong' berpakaian lengkap, mulai kain putih untuk atasan plus tali pocong, bawahan berupa karung plastik, ditambah make up putih di wajah dan hitam untuk bagian sekitar mata," terang Wiwik sambil tertawa geli.

Meski tertangkap, lanjut Kompol Wiwik, pihaknya tidak berlama-lama menahan ulah remaja iseng itu. Bahkan setibanya di Mapolsek Wiyung, si pocong menangis. Tak urung, polisipun langsung memintanya untuk menghubungi orang tuanya agar segera dijemput. 
"Dia itu warga Wiyung sendiri yang lagi pengen iseng," pungkasnya.


Sumber